menjadi dewasa

bismillah.

mungkin dari sudut umur, orang pasti anggap saya dah cukup dewasa. dari sudut pandang emak, dah cukup umur untuk kahwin. noktah.

tapi hakikatnya, neraca pandang manusia selalu limited dan berbeza. dan hingga kini, aku masih berusaha memahami definisi sebenar sebuah dewasa.

lost.

so, bye.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s