Boleh tak nak jadi normal je?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sabtu/7.07 pagi/Masjid Putra, Putrajaya.

Image

Sehari sebelum.

***

Bertanya pada murobbi, izinkah dirinya membenarkan aku menjadi normal?

kata dia: fitrahnya manusia, you are indeed normal!

***

Normal, yang membawa maksud hidup je ikut aturan Allah. takperlu nak jadi baik. takperlu nak jadi jahat. Kalau waktu tu kena ponteng, so ponteng je lah kelas, Kalau waktu tu kena pergi surau, pergi je lah surau. Takperlu nak baik-baik dan ajak orang jadi baik.

Dengan usaha yang macam, orang masih taknak ikut, hati ini sekejap lupa bahawa hati itu…Allah yang pegang. Padahal, Allah dah ulang-ulang kali sebut, bersabarlah. Bersabarlah. Entah mana dicampakkan rasa yakin pada Allah hingga membawa kepada persoalan dalam hati, “ke better jadi ‘normal’ ikut norma masyarakat?”

dan, membawa kepada perjalanan yang jauh. Masjid Klia mulanya. Kemudian, tanpa dirancang, iktikaf di Masjid Putra, Putrajaya. at 2.00 am. 2 kereta. Rasa tak sangka, Allah punya kuasa tiba-tiba sahaja ada di masjid tersebut. Dan, rasa waktu itu, hanya Allah yang tahu.

***

Dah hari ke-9 Ramadhan. Misi mencari cinta mesti diteruskan.
ku ingin kembali pada Dia, dengan redha dan diredhai.

Struggle dan mujahadah perlu kuat.
Kerna, bukan aku je yang Allah uji, bahkan setiap orang.

Bukan untuk main-main, tapi untuk tingkatkan iman (kalau lepas) dan ofcourse untuk teguhkan hati. Kerna hati yang teguh itu datangnya dari iman yang kuat.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s